Suarasitaronews.com-SIAU : Setelah
memastikan legitimasi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) DPD Partai Golkar
(PG) Kabupaten Sitaro. Juddy Saerang, menggelar Musyawarah Daerah
(Musda) pada tingkat kabupaten untuk merombak struktur Pengurusan di
daerah.
Saerang mengatakan, perombakan kepengurusan yang
dimaksudnya adalah melakukan Musyawarah Daerah (Musda) pada tahun ini.
Kemudian menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Oktober 2016 mendatang.
"Kami
akan menggelar Musda mulai tingkat satu (provinsi) maupun tingkat dua
(kabupaten/kota) yang masa jabatannya pada tahun ini telah berakhir,"
jelasnya.
Guna memuluskan rencana tersebut, maka saat ini sedang
dilakukan berbagai persiapan untuk menyusun panitia Musda, dimana,
Perombakan komposisi struktur pengurus dilakukan untuk menyingkirkan
pendukung Ketua DPD, Piet Hein Kuera.
"Jika tak ada aral
melintang, awal April akan digelar Musda Partai Golkar tingkat
kabupaten/kota termasuk Sitaro. Saat ini sedang dipersiapkan
kelengkapannya," kata Saerang kepada sejumlah media belum lama ini.
Sekretaris
DPD Partai Golkar Sitaro yang mendadak diberhentikan Ketua DPD II
Golkar Sitaro, Piet Hein Kuera beberapa waktu lalu. Saerang mengatakan,
kepengurusan Golkar pimpinan Piet Hein Kuera sudah berakhir, diambil
alih Plt yang dinahkodai Juddy Saerang sebagai Ketua, Sekretaris Hibor
Sawori,dan Bendahara Benyamin Rawung.
Saerang memastikan 90 persèn PK akan dibekukan, diganti Plt seperti DPD provinsi dan kabupaten/kota.
Selain
itu, dia juga memperingatkan siapapun pengurus lama yang tidak mengakui
kepengurusan di bawah kepemimpinan Agung Laksono untuk tidak lagi
mengklaim sebagai pengurus, menggunakan atribut dan fasilitas partai.
Sebagai persiapan Musda, dalam waktu dekat Saerang akan melaporkan
komposisi kepengurusan Partai Golkar Sitaro kepada Pemda melalui Badan
Kesbangpol Sitaro. Sekaligus dengan audiensi dalam rangka
menginformasikan rencana pelaksanaan Musda, awal April.
"Untuk
itu, kami mengajak kader Golkar Sitaro untuk bersatu dan merapatkan
barisan dalam konsolidasi partai untuk memenangkan Pemilihan Gubernur
Sulut, Desember mendatang. Tindakan tegas akan diberlakukan jika ada
yàng melakukan pembangkangan," tegasnya.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Piet Hein Kuera, belum bisa
dikonfirmasi terkait status dirinya sebagai pimpinan beringin Sitaro
versi Munas Bali.
rags
ragil@suarasitaronews.com